Rampok Tewas Dihakimi Warga

Jasad Rosidi dan Adi Rusikin Di Puskesmas Sunagi Duri 

Setya News - Warga Kecamatan Sungai Duri Kabupaten Bengkayang berhasil menghentikan aksi kawanan rampok yang hendak mencuri sarang burung walet di Desa Sungai Jaga, Minggu (19/6) sekitar pukul 18.15.
Aksi lima kawanan perampok diketahui warga ketika melakukan pengintaian di rumah walet di Desa Sungai Jaga, Kecamatan Sungai Duri. Kawanan perampok bermobil dikejar ratusan warga menggunakan sepeda motor. Mereka tak dapat lari dan menjadi bulan-bulanan ratusan warga yang main hakim sendiri. Bahkan salah satu perampok tewas.
Menggunakan mobil Avanza silver nomor polisi B 2126 PJ, kelima kawanan rampok terdiri dari Rosidi, Adi Rusidin, Rudiansyah, Iwan, dan Asep. Kelimanya warga Jawa Barat (Jabar). Sesuai rencana, Iwan dan Rudiansyah yang akan melakukan pencurian sarang walet. Keduanya diturunkan di jalan raya Desa Sungai Jaga tak jauh dari lokasi rumah walet.
Nahas, pada saat itu beberapa warga melihat gerak-gerik mencurigakan keduanya. Warga menghampiri dan mempertanyakan maksud serta tujuan Iwan dan Rudiansyah tersebut. Lantaran terdesak dan tersudut dengan pertanyaan warga, keduanya berniat kabur agar tidak menjadi sasaran amukan warga.
“Ketika ditanya warga, keduanya mengatakan hendak memancing di sungai. Namun, tidak membawa peralatan memancing. Dari situlah kecurigaan warga semakin kuat kalau keduanya adalah kawanan rampok. Merasa aksinya sudah terungkap, Iwan dan Rudiansyah mencoba kabur dari kerumunan warga. Kawanan rampok ini hendak mencuri sarang walet yang ada Desa Sungai Jaga,” kata Iptu Lely Suheri SH, Kapolsek Sungai Kunyit kepada Equator, kemarin malam.
Iwan masuk ke hutan dan hingga kini masih buron. Sedangkan rekannya, Rudiansyah berhasil ditangkap warga. Tak mau main hakim sendiri, ratusan warga yang sudah tersulut emosinya menyerahkan Rudiansyah ke Mapolsek Sungai Duri.
Sialnya, pada saat itu pula mobil Avanza yang ditumpangi tiga kawanan rampok lainnya melintas di depan Mapolsek dan dilihat oleh warga. Menggunakan sepeda motor, ratusan warga mengejar mobil tersebut. Warga berhasil menghentikan laju kendaraan kawanan rampok itu ketika berada di Jalan Raya Desa Sungai Duri I, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Pontianak.
“Mobil para perampok terpaksa berhenti karena di depan kendaraannya ada truk yang berhenti. Mobil itu juga dikejar dan dikepung oleh ratusan sepeda motor. Akibatnya, kawanan rampok dipaksa keluar mobil oleh warga,” imbuh Lely.
Tak pelak, warga yang sudah tersulut emosi lantas menghakimi ketiga kawanan rampok itu di pinggir jalan raya tersebut. Dengan menggunakan kayu, benda tumpul, senjata tajam (sajam), dan lainnya, warga membabi-buta memukul roboh kawanan rampok tanpa ampun.
Aksi main hakim sendiri warga itu berhasil diredam setelah anggota polisi dari Polsek Sungai Kunyit dan Sungai Duri datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Satu kawanan rampok, Asep tidak mengalami luka serius dan diamankan di Mapolsek Sungai Kunyit, selanjutnya dievakuasi ke Mapolres Pontianak. Sedangkan Rosidi dan Adi Rusidin mengalami luka serius di sekujur tubuhnya. Keduanya lantas dilarikan ke Puskesmas Sungai Duri untuk mendapatkan pertolongan medis.
Tidak puas menghakimi kawanan rampok, ratusan warga juga merusak mobil yang digunakan para perampok. Avanza silver yang semula parkir di pinggir jalan raya, dibuang dalam parit.
“Adi Rusidin kondisinya kritis, sedangkan Rosidi yang juga bertindak sebagai kepala kawanan rampok tak dapat diselamatkan. Korban tewas dengan luka pecah di kepala, luka bacok di sekujur tubuh dan memar. Jenazah Rosidi dan Adi Rusidin yang kritis dilarikan ke RSUD Dr Rubini Mempawah untuk mendapatkan perawatan intensif,” jelas Lely.
Lely mengaku pihaknya bersama jajaran Polsek Sungai Duri masih berusaha melakukan pencarian terhadap satu kawanan rampok yang masih kabur. Serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
“Untuk TKP pencuriannya merupakan kewenangan Mapolsek Sungai Duri. Sedangkan kasus pengeroyokan akan ditangani Mapolsek Sungai Kunyit. Kami akan mendalami kasus ini dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dalam hal ini, kawanan rampok sebagai korban,” paparnya.
Hingga Senin (20/6) dini hari, suasana di Kecamatan Sungai Duri masih mencekam. Ratusan warga tampak berkeliaran dan berjaga-jaga mencari keberadaan salah satu kawanan rampok yang masih buron. Warga juga menyemut di Mapolsek Sungai Duri tempat diamankannya kawanan rampok lainnya. 

Posted by Admin Of Daily Setya News And Setya Blog on 11:43 PM. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0

0 comments for Rampok Tewas Dihakimi Warga

Leave comment

ada ada saja

dailyvid

indonesia news

FLICKR PHOTO STREAM


2010 BlogNews Magazine. All Rights Reserved. - Designed by SimplexDesign