Napi Buka Diskotek dan Gelar Sabung Ayam

Setya News - Dari luar, penjara Penjara San Antonio di Pulau Margarita, tampak seperti penjara Venezuela lainnya. Tentara berseragam hijau berjaga di pintu gerbang. Penembak jitu memasang mata di menara pengawas. Penjaga berwajah galak mengawasi di pintu masuk.


Ada pula napi yang berkeliaran di lingkungan penjara sambil menenteng senapan serbu. Sementara napi lain membawa pengawal pribadi bersenjata.
Di dalam, penjara yang menampung 2.000 narapidana asal Venezuela dan warga asing itu bak sebuah pesta musim panas. Para perempuan berbikini dan berjemur, sementara anak-anak berenang di kolam.
Di tengah asap ganja, para narapidana berdansa dengan pasangan masing-masing. Suasananya tak ada bedanya dengan diskotek.
"Para napi Venezuela ini menggelar pesta dan membuat kehidupan kami di dalam penjara agak lebih mudah," kata Fernando Acosta (58), pilot Meksiko yang dihukum karena terbukti mengangkut 2 ton kokain ke Afrika Barat.
Para penghuni San Antonio bebas melakukan apa saja, kecuali kabur. Dengan Blackberry atau laptop, mereka bahkan bisa mengatur transaksi narkoba, memerintahkan penculikan, dan pembunuhan dari sel, kata polisi.
Ada pula napi yang berkeliaran di lingkungan penjara sambil menenteng senapan serbu. Sementara napi lain membawa pengawal pribadi bersenjata.
Penjara San Antonio berada di Pulau Margarita yang merupakan titik pengiriman narkoba menuju Karibia dan Amerika Serikat.
"Saya berkarier di militer selama 10 tahun dan senjata adalah mainan saya," kata Paul Makin (33), warga Inggris yang ditangkap di Porlamar karena penyelundupan narkoba. Menurut Makin, berbagai jenis senjata bisa ditemukan di dalam San Antonio. Ada AK-47, AR-15, M-16, Magnum, Colts, Uzi, Ingrams, dan sebagainya.
Orang luar pun boleh berkunjung ke penjara. Mereka biasanya menonton sabung ayam dan bertaruh. Ada juga yang membeli narkoba dari para napi.
Pesta biasanya diadakan pada akhir pekan. Istri, anak, dan pacar boleh berkunjung dan bebas melakukan aktivitas apa saja. Mereka menggelar pesta barbeque sambil menikmati wiski atau asyik dengan pasangan masing-masing.
Keistimewaan luar biasa itu berkat Teofilo Rodriguez, terpidana kasus perdagangan narkoba berusia 40 tahun. Dialah penguasa berbagai senjata yang beredar di penjara. Dia dianggap sebagai "pemimpin" napi di San Antonio.
Naluri bisnis Rodriguez sangat tajam. Dia juga pencetus sabung ayam dan mengikutsertakan warga di luar penjara untuk bertaruh serta mengelola perdagangan narkoba di dalam.
Kepala Sipir San Antonio Luis Gutierrez menolak berbicara tentang penjaranya.
Menurut para napi, mereka membangun sendiri berbagai fasilitas di penjara. Ada yang memasang AC di sel. Yang lain berlangganan siaran TV kabel. Bahkan penjara itu memiliki empat kolam renang yang selalu penuh pada akhir minggu.
Jarang sekali napi kabur dari San Antonio. Selain kondisi penjara aman dan nyaman, para penjaga siap menembak jika ada yang mencoba melarikan diri.
"Di sini jauh lebih aman ketimbang di jalanan," kata Rodriguez yang berencana terjun ke dunia politik setelah bebas nanti.
Di salah satu sudut penjara seorang napi asyik memotret sesama napi lalu mengolahnya menggunakan program Photoshop. Tak jauh dari situ ada tukang cukur sedang melayani pelanggan. Di dekatnya ada toko McLandro yang menjual makanan ringan. "Diskotek" penjara juga hidup sepanjang malam.
Beberapa organisasi hak asasi manusia menilai pemerintah Presiden Hugo Chavez gagal mengendalikan penjara-penjara di negara itu. Tingkat kekerasan dan terlalu padatnya penjara membuat tugas tersebut makin sulit.

Posted by Admin Of Daily Setya News And Setya Blog on 8:29 AM. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0

0 comments for Napi Buka Diskotek dan Gelar Sabung Ayam

Leave comment

ada ada saja

dailyvid

indonesia news

FLICKR PHOTO STREAM


2010 BlogNews Magazine. All Rights Reserved. - Designed by SimplexDesign